Perbedaan Freshbot dan Deepbot Google Dalam Crawling

Banyak orang mengedit artikel lama mereka dan bingung sebab lama sekali dari editannya belum terindeks pula di SERP. Padahal bila mereka membuat artikel baru alias fresh content bakal terindeks saat itu juga. Apa yang menyebabkan hal semacam itu?

Kalau tuk problem yang ini, kalian perlu mengetahui jika Googlebot itu terdapat dua jenis, yakni Freshbot dan Deepbot. Lantas bagaimana kedua jenis robot Google ini memasukkan blog anda kedalam index Google?

Apa itu Freshbot?

Pekerjaan Freshbot ialah memantau apa ada konten baru yang anda punya. Semua website memiliki tingkat perayapan yang tidak sama, bergantung dari kualitas backlinknya ataupun juga nilai dari pagerank dan frekuensi updatenya. Perbedaan tingkat perayapan itu yang memungkinkan ada artikel atau fresh content baru di blog yang sekejap mata tiba-tiba terindeks dan ada yang musti menunggu beberapa hari lamanya.

Jadi jika mau fresh content terindeks dalam sekejap, cari backlink-backlink berkualitas (berasal dari web yang perayapannya atau crawling juga tinggi), dan pertahankan frekuensi update artikel barunya.

Lalu Apa yang dimaksud dengan Deepbot?

Nah, beda kasus dengan artikel lawas yang diedit. Hal itu bukan jatahnya freshbot lagi dalam memainkannya, tapi jadi jatah deepbot yang satu bulan sekali mengerjakan perayapan total tuk semua link, file, download, dll di dalam web anda. Deepbot itu menurut pantauan, biasanya aktif tanggal 20 hingga akhir bulan tuk tiap bulannya.

Saat deepbot datang, maka blog anda akan dirayapi sepanjang 2-7 hari. Pada periode demikianlah perubahan dari artikel-artikel tua entrance kedalam index hingga dapat ditayangkan di SERP. Jadi mensubmit ulang sitemap tak akan menolong tahap index ulang artikel lawas.

Jika kita merubah artikel lawasnya pas diakhir kedatangan deepbot, maka anda musti menunggu 20-27 hari ke depan tuk perubahannya tersebut. Namun jika anda mengeditnya tepat saat deepbot datang, mampu pesat indeks ulangnya.

Ada juga kasus dimana ketika anda membangun blog baru terkadang dirayapi freshbot dahulu sebelum deepbot. Jika Freshbot yang dulu, maka artikel bakal masuk kedalam index kira-kira beberapa hari sebelum terhapusnya konten tersebut. Umumnya jika hal ini terjadi bakal dianggap sebagai honeymoon.

Untuk para pengguna web yang dihosting, maka anda boleh mengintip kedalam blog tuk mencermati kedatangan Googlebot. Jika robotnya menggunakan IP 64.* dijamin itu freshbot, tetapi kalau IP 216.* itu adalah deepbot. Tetapi siapapun yang datang desain user agentnya sama saja yakni Googlebot/2.1

Jika ternyata sudah cukup lama anda menempatkan backlink dan tak ada tanda perayapan atau tak terindeks, maka pertanyaannya ialah apa halaman blog anda dapat dirayapi oleh Googlebot tersebut. Jika nyatanya tidak bisa, maka perbaiki dulu akar dari masalahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *