Cerita Yang ada di Pulau Pari

Sudah tahu cerita dibalik pulau Pari ? Tidak sedikit cerita mengenai pulau tersebut, kemungkingan besar belum banyak yang tahu mengenai cerita tersebut. Sejumlah orang yang sudah tahu pasti akan menceritakan kepada teman terdekat. untuk yang tidak tahu yuk simak ulasan berikut.

Zaman dulu pulau Seribu adalah pulau-pulau kosong tidak berpenghuni oleh siapapun. Awal mulanya ketika tahun 1900-an, bangsa Indonesia memang dijajah oleh bangsa Belanda . Sejumlah dari mereka diminta untuk kerja dan terus bekerja tanpa dibayar sepeser pun. Hal tersebut sering kali kita katakan sebagai ‘Kerja Paksa’. Di wilayah banten, masyarakat sekitar sana tak tahan dengan kerja rodi yang diterapkan oleh mereka, dan dengan semangat tuk membebaskan diri dari tindakan kejam orang Belanda, para warga daerah Banten melarikan diri ke pulau-pulau di seberang Pulau Jawa. Sejumlah dari mereka melarikan diri ke pulau yang saat kita sebut dengan Pulau Pari.

Pulau Pari

Mulanya saat tiba disana, mereka bingung akan berprofesi seperti apa tapi dengan nyalinya mereka jadi nelayan dan menjualn hasil tangkapan ikan kepada pihak ibukota, yaitu Batavia-Jakarta. Dengan keuletan warga tersebut, pulau Pari dari tahun 1950-an hingga saat ini sebagai salah satu lokasi pariwisata populer yang ada di Kepulauan Seribu. Jadi tidak mengherankan jika sekarang pulau Pari kerap terkenal dan menjadi ramai oleh wisatawan dalam negeri maupun luar negeri.

Sudah tentu, keeksotisan pulau Pari dari ulasan sedikit mengenai cerita tersebut atas jerih payah sejumlah warga Banten yang kabur dan tinggal di pulau Pari. Di tempat itu ada lokasi pembudidayaan rumput laut. Hal tersebut dilakukan oleh lembaga riset LIPI. Lantaran wilayah pulau Pari amat mendukung untuk pelestarian rumput laut.

Kekhasan pulau Pari ada didalam rumput laut itu. Tidak sedikit dari oleh-oleh khas sana menyediakan berbagai menu rumput laut masak ataupun mentah. ada yang dijadikan sebagai makanan dan minuman sebagai penghilang dahaga. Dan tidak lain juga masih banyak oleh-oleh disana namun paling cocok tuk wisatawan sebagai oleh-oleh kepada keluarga yaitu rumput laut.

Perlu diingat, dulu, julukan pulau Pari diambil karena sangat banyak ikan pari yang hidup disana menghiasi pulau Pari. Membuat wilayah itu dinamai pulau Pari. Saat ini ikan – ikan pari tersebut telah menjadi sedikit karena di eksploitasi secara besar-besaran oleh para ‘penggila’ kuliner laut. Karena memang ikan pari memiliki tubuh yang tipis sekali jika dihidangkan dalam bentuk makanan. Menjadi amat terasa sangat gurih, tipis, dan nikmat.

Di tempat itu ada homestay sejak mulai dijadikan sebagai obyek wisata dari Kepulauan Seribu. Sejumlah penginapan yang menawarkan rumah-rumah mereka sebagai penginapannya. namun memiliki sarana begitu cocok bagi orang kota seperti anda. ada AC, Dispenser untuk minum, teko dan gelas-gelas, kamar mandi dengan bath tub, TV, dan lain-lainnya.

Ada pula kegiatan snorkeling, dan diving tuk melihat indahnya alam bawah laut di pulau Pari. juga bisa melakukan kegiatan banana boat serta donut boat tuk mengitari laut di sekitar pulau Pari. Kano, dan masih banyak lagi kegiatan lainnya yang dapat anda temukan di tempat itu.

Untuk mendapatkan seluruh fitur wisata yang ada disana kalian dapat traveling secara pribadi atau menggunakn jasa biro travel. Sebab bila menggunakan jasa travel anda dapat dengan mudah terjadwalkan kegiatan disana. Untuk itu pertimbangkan baik-baik jika ingin berlibur kesana.

Mari kitajaga kelestarian semua kekayaan alam Indonesia dengan menggunakan obyek wisata sebagai mana mestinya. Selamat menikmati aktivitas kalian!

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *