Cara Melakukan Optimasi SEO On-Page Google Dengan Benar

SEO On-Page merupakan upaya dalam menata sebuah halaman web supaya search engine sebagaimana Google dapat mengenal keywords yang tengah ditekankan didalam laman tersebut. Jangan sampai halaman kalian mengupas seputar cara memperbaiki komputer, tetapi malah terindex tuk keywords judi togel ataupun yang serupa.

mesin pencari menetapkan kata-kata yang kerap muncul di laman tersebut menjadi tema pembahasan dari laman tersebut. Jadi bila kalian salah menata homepage, maka kalian dapat saja gagal memberitahu Google keywords yang jadi target kalian.

Jadi bila kalian mau mengetahui upaya melakukan SEO On-Page yang sempurna kalian harus memenuhi semua, setidaknya separuh besar poin-poin di bawah ini.

Title tag

Title tag ialah komponen penting yang musti kalian sadari di saat melakukan optimasi On-Page. Title tag ini terdapat di bagiandari laman dan diapit oleh tag.  Jadi hal itu adalah hal-hal yang harus kalian perhatikan:

Prediksikan keywords yang kalian bidik dapat ditemukan didalam title tag ini. Makin di depan posisi keywords bakal makin baik; jadi jangan menaruh brand kalian di bagian depan title tag. Panjang Title tag disarankan dibatasi 6 kata saja. Judul ada baiknya dibuat bisa provokatif tuk memancing yang melihatnya tuk mengklik.

Meta description

Tuk mengerjakan SEO On-Page, maka meta description pula seharusnya memperoleh atensi khusus. Jadi hal itu merupakan hal-hal yang musti diperhatikan dari suatu meta description. Perkirakan kalian menaruh keywords utama di awal meta description. Pastikan kalian ikut sertakan variasi keywords pelengkap, tuk meningkatkan peluang variasi keywords yang dapat kalian kuasai.

Jangan mengulang suatu kata lebih dari 2 kali dalam meta description. Panjang disarankan dibatasi sampai 150 karakter semata. Sebisa mungkin meta description pun dibuat mengundang klik saat para pembaca membacanya.

Sistem Heading

Yang dimaksud dengan sistem heading ialah pemakaian tag

hingga

didalam artikel. Meskipun tag ada hingga
tapi dalam praktek yang lumrah dimungkinkan hanya pemakaian hingga tag

atau

.

Tag

menandakan amat vital.

menandakan sangat penting; dan

lumayan penting. Tag heading tersebut umumnya di pakai menjadi judul dari poin topik di dalam artikel. Bila kalian sudah membuat skripsi ketika kuliah, maka kalian pasti tahu apa yang dimaksud dengan poin-poin pembahasannya.

Aplikasi pemakaian sistem heading tag yang bagus dapat kalian temukan terhadap semua artikel di Wikipedia. Heading tag tersebut amat penting, jadi seharusnya kalian meyakinkan keywords kalian termuat didalam heading itu tuk menunjang optimasi SEO On-Page.

Penggunaan bold

Meskipun ketika ini peranan bold makin lemah tetapi tetap masih memberi poin jadi disarankan kalian mencetak tebal keywords yang ditargetkan didalam artikel. Hal itu pun dapat menyokong kalian mengerjakan SEO On-Page di halaman itu.

Penggunaan ALT tag pada gambar

Bila kalian menggunakan gambar didalam artikel, sebaiknya kalian disertai ALT tag di dalamnya. Mengapa? Sebab kala ini para robot search engine belum bisa mengenali gambar. Jadi pengklasifikasian gambar yang dikerjakan hanya dengan meninjau ALT tag yang dipergunakan.

Sistem Interlink

Jika website kalian mengupas terlalu banyak problem yang beragam, maka dapat dipastikan halaman yang satu dan yang lain bakal silih tak relevan. Memperbanyak link di sidebar yang menuju ke artikel lain mungkin saja akan melemahkan relevansi terhadap artikel yang ditonjolkan.

Perkirakan kalian cukup efektif cari backlink bila mau memperbanyak link yang tak relevan di sidebar. Dari sana kalian boleh melihat bahwa upaya kalian dalam melakukan optimasi SEO On-Page bakal menentukan seberapa keras optimasi SEO Off-Page kalian nantinya.

Text Sitewide sebaiknya diminimalkan

Maksud dari text sitewide ialah text yang muncul seluruh laman dalam blog. Contohnya text yang terdapat di sidebar dan text yang terdapat di footer. Bila kalian tak kuat menulis artikel yang berdurasi panjang, maka ada baiknya membatasi konten statis terhadap sidebar dan footer.

Admin pernah menjumpai orang yang hanya sanggup menulis skitar 500 kata untuk 1 artikel, tetapi di sidebar dan footernya ada text yang amat panjang, yang bila dijumlahkan dapat sampai kepada 2000 kata.

Hal itu pun berlaku tuk kolom komentar. Bila kolom komentar kalian hanya memancing komentar spam yang panjang tetapi tak relevan dengan topik yang tengah kalian bahas, maka seharusnya kolom komentarnya ditutup tuk kebaikan optimasi SEO On-Page.

Hati-hati dengan link keluar

Link keluar meskipun nofollow masih saja akan menyalurkan poin keluar yang bersumber dari halaman kalian. Jadi perkirakan tuk tidak menaruh link keluar bila tak betul-betul perlu.

Era Responsive Design

Rasanya Google makin suka dengan website yang mobile-friendly. Jadi bila bisa amat disarankan tuk memakai template yang responsif semenjak awal, sebab bila trafik sudah tinggi bakal sedikit repot tuk mengerjakannya.

Ketika kalian bisa menjalankan poin-poin diatas dengan sempurna, maka rasanya hal itu sudah sangat memadai. Kalian tak perlu begitu dipusingkan dengan tools On-Page analyzer yang mengungkapkan 70% bahkan 100%. Tak ada rule yang baku semacam itu. Ada sangat banyak website dengan On-Page di bawah 70% dan menaklukan yang 100% di laman hasil pencarian Google.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *